NEW UPDATE

Heboh Berita Festival ‘Pemerkosaan’ Massal di India


Heboh - India dan dunia dihebohkan berita yang dilansir National Reports (nationalreport.net) pada awal February lalu. Sebab situs berita asal Amerika Serikat tersebut mengabarkan terkait perhelatan tahunan, yang sangat aneh dan keji, Festival Assam di India.

Dinamakan festival Assam karena diselenggarakan di Assam, utara timur India. Dikisahkan dalam festival ini para gadis berusia tujuh hingga 16 tahun yang belum menikah memiliki kesempatan mencari perlindungan atau diperkosa selama festival berlangsung.

Seperti dilansir National Report, Madhuban Ahluwalia yang mengepalai festival tahunan mengatakan kepada wartawan acara ini sangat penting. Menurutnya ini adalah tradisi lama di Assam yang berlangsung sejak ribuan tahun tahun lalu.

“Kami memperkosa roh jahat yang ada dalam diri para gadis. Jika tidak, mereka akan menipu pada kami dan kami akan dipaksa untuk membunuh mereka. Sehingga festival ini sangat penting bagi kampung ini,” kata Ahluwalia.

Berita semakin diperparah dengan penjelasan bahwa pemenang dalam festival ini adalah warga yang bisa memperkosa wanita paling banyak. Dan dia berhak mendapatkan hadiah dan mendapat julukan kehormatan ‘The Baalkrishan’..

Seorang pemuda warga Assam bernama Harikrishna Majumdar mengungkapkan telah melakukan latihan sepanjang tahun demi memenangkan acara ini. “Saya akan mendapatkan sebagian besar korban perkosaan tahun ini. Saya sudah berlatih sepanjang tahun,” katanya.

“Saya telah berlatih memperkosa adik saya dan teman-temannya setiap hari. Saya akan menjadi bintang nomor satu di festival ini dan saya pasti akan mendapatkan hadiah Baalkrishan tahun ini,” kata pemuda berusia 24 tahun tersebut.

Sementara itu seorang gadis Assam bernama Jaitashri Majumdar menceritakan dirinya tahun lalu sempat nyaris melewati festival tanpa menjadi korban pemerkosaan. “Saat waktu hampir habis saya saya nyaris selamat.  Saya hampir sampai ke zona perlindunga di pinggir kota.”

“Tapi pada menit terakhir, sembilan pemuda menangkap dan memperkosa saya. Beruntung saya sekarang sudah sembuh. Sekarang saya bisa kembali berpartisipisi di acara tahun ini, atau kalau tidak saya akan dihukum mati dengan dirajam.”

@admin


    Back To Top